Dalam berproses, seringkali kita tak sengaja menyakiti orang-orang di sekitar kita. Terutama, mereka yang berada dalam "ring satu" kehidupan kita. Orang-orang terdekat kita. Namun, dengan kemurah hatian-Nya, aku menyadari betapa beruntungnya memiliki orang-orang yang mencintai dan menerimaku apa adanya.
Orang-orang yang membuatku tersadar bahwa 'aku tak seburuk yang aku pikirkan'. Mereka yang justru selalu mengingat 'sisi baik diri' yang seringkali aku lupakan. Mereka yang mendekapku seraya berkata bahwa semua akan baik-baik saja. Bahwa yang terpenting adalah bagaimana kesungguhanku untuk memperbaiki segala sesuatunya di masa yang akan datang.
Ya, aku pernah tak menyadari kehadiran mereka. Mereka memang tak banyak. Dapat terhitung oleh jari-jemari dalam satu tanganku. Namun, satu kehadiran mereka terasa cukup bagiku dibanding hadirnya ribuan orang yang ku kenal diluar sana. Tidakkah mereka yang seharusnya benar-benar ku jaga?
Semoga Tuhan mampukan aku untuk turut menjadi bagian dari 'mereka'. Yang terus dan terus belajar untuk tulus mencintai, tanpa tapi. Termasuk kepada diriku sendiri. Sehingga tangki cintaku tak kosong lagi. Agar dengan ataupun tanpa mereka yang mencintaiku, aku tetap mampu mencintai dengan sepenuh hati.
Selamat berproses, wahai diri.

0 Komentar
Hay! Salam Kenal :)
Pendapatmu tentang tulisanku...